89. Jangan diemin Aku

2117 Kata

Langkah Azel kian melambat ketika mendapati mobil suaminya sudah menunggu di depan gerbang utama kampus. Jantungnya berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya, bahkan saat Zavier menyentuh dirinyapun tidak pernah jantungnya secepat itu. Kali ini berbeda, Azel sudah sangat yakin jika Zavier akan marah kepada dirinya. Ia sangat yakin untuk hal itu. "Aku udah ada yang jemput, duluan ya, bye!" Azel melambaikan tangannya pada temannya yang kemudian mereka berpisah. Azel menghampiri mobil suaminya yang sudah terparkir di tepi jalan. Lalu, Zavier membukakan pintu untuk dirinya dari dalam. Terlalu banyak orang, Zavier malas dan memilih untuk diam di dalam mobil saja. "Hati-hati kepala, nanti keantuk sakit." Kata Zavier. "Come here, give me a kiss," Azel pun mendekatkan wajahnya. ~chup ... L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN