109. Pagi yang paling Menakutkan

1557 Kata

"Azel!" Suara serak ciri khas bangus tidur terdengar memanggil nama Azel untuk yang kesekian kalinya. Meskipun tidak ada jawaban sama sekali dari dalam kamar sana, Zavier tetap melakukannya. "Azel, it's not right! Come on, open the door! Biarin aku masuk!" Ujarnya. Beberapa saat kemudian bi Didah datang untuk memberitahu Tuan dan Nyonyanya bahwa sarapan telah disiapkan. Tapi yang didapati hanyalah Zavier, pria itu terlihat sedang mengetuk pintu dengan gusar, bi Didah pun melihat sebuah bantal serta alas dan selimut tergeletak di atas lantai. Tanpa diberitahupun dirinya sudah bisa menebak bahwa sesuatu sedang terjadi dan itu bukanlah hal yang baik. "Den ..." Panggilnya pelan, mengalihkan perhatian Zavier. Zavier pun menoleh kepada bi Didah, menunggu apa yang akan asisten rumah tanganya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN