108. Zevon si Ahli Waris

1958 Kata

Brugh! Akibat dari langkahnya yang terburu-buru keluar dari dalam mansion, Azel tak sengaja menabrak seseorang yang juga terlihat sedang dikejar waktu. Sadar akan kesalahannya, Azel langsung saja meminta maaf dengan sedikit membungkukan tubuhnya. Dia seorang pria paruh baya yang memancarkan sorot khawatir di wajahnya dan Azel justru membuat langkahnya terhenti tanpa disengaja. "I'm so sorry sir, i--" "Ada apa? Are you okay?" Tanya Zavier yang baru menyusul Azel, ia terlalu sibuk dengan pikirannya. Pria paruh baya itu mengamati wajah Zavier, ia merasa familiar dan mulai mengingat-ingat. "Saya rasa kita pernah bertemu," ucapnya. Zavier yang sebelumnya terfokus mengecek keadaan Azel pun melihat ke arah pria paruh baya itu. Lalu, tersenyum dan mengangguk pelan, mereka memang pernah berte

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN