"Mohon maaf semuanya karena harus saya tinggal keluar sekarang. Meeting lanjutannya akan dipimpin oleh Rangga." Walau meninggalkan banyak tanya karena tak seperti Adnan yang biasanya, Adnan tetap pergi meninggalkan ruangan meeting. Lagipula memang sudah hak semua karyawan untuk istirahat ketika jam istirahat sudah tiba. Tapi terkadang, untuk beberapa kondisi, meeting tetap dirasa lebih penting hingga menyebabkan jam istirahat harus berkurang untuk karyawan tersebut. Adnan langsung masuk ke dalam lift khusus VIP dengan gerakan terburu-buru. Saat keluar meninggalkan lobi ia juga berlari. Semua orang yang melihatnya pasti paham jika ia sedang dalam urusan mendesak, entah apa itu. Ia langsung segera masuk ke dalam mobil hitamnya dan berlalu pergi meninggalkan area kantor. Saat keempat roda

