18 | Sulit Memahami Perasaan

1984 Kata

Alya menatap cemas pesan yang dikirimkan oleh mamahnya Raya beberapa saat yang lalu. Alya baru saja mendapat kabar dari mamahnya Raya, bahwa sahabatnya itu dirawat di Rumah Sakit Harapan Kasih. Katanya, Arraya sudah hampir menginap selama 3 hari 2 malam. Alya menutup ponselnya dan beranjak dari duduknya mendekati Althaf yang sedang sibuk mengerjakan pekerjaan kantor di meja kerjanya. "Mas?" Althaf hanya berdeham pelan mendengar panggilan Alya tanpa menoleh. "Mas Althaf?" panggil Alya sekali lagi. Althaf akhirnya menoleh. Ia menemukan Alya yang menatapnya dengan tatapan sendu dan sedih. Mata istrinya berkaca-kaca, seperti ingin menangis. "Hei... Kenapa sayang?" Althaf meraih lengan Alya dan mengusap pipi istrinya. "Kok mukanya sedih?" tanya Althaf lembut. "Arraya sakit, Mas." Ujar Aly

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN