Chapter 22

1075 Kata

“Tumben masuk? Masih inget sekolah ternyata.” seru Evan pada Satria yang tengah menyulut rokok. Mood nya tidak stabil akhir-akhir ini. “Seneng-seneng lo aja deh.” Keempat pelajar itu memilih bersantai di rooftop ketimbang menjadi saksi keributan kelas bila tidak ada guru. Satria seketika mengingat sesuatu. “Lo pada ada yang tau Reno anak Smk Pelita gak?” “Seangkatan gak? Soalnya gue punya kenalan anak sono dan namanya sama.” timpal Julian. “Oranya gimana?” sambarnya cepat. “Ya... sebelas duabelas lah sama kita. Anaknya badung. Biasa, remaja nakal.” “Playboy?” “Mungkin. Tau gua. Kenal juga dari temen gue. Tapi untuk hobi gak beda jauh dari lo. Mesum.” Gak salah lagi. Batinnya. “Lo tau tempat kumpul mereka?” Julian mengangguk dengan keryitan di dahinya. “Emang kenapa sih? Per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN