Chapter 35

3442 Kata

Netra hazel dari Ana yang biasanya menyorot hangat kini penuh sirat dalam diam. Sesekali mata itu melihat sang anak lalu berpindah pada lelaki disebelahnya. Keduanya terus menunduk kaku. Diperhatikan dengan tanpa kata itu benar-benar membingungkan. Mau nengok salah. Apalagi ketemu pandang sama Mama Gladys, benar-benar bikin shock! Alhasil Gladys dan Satria hanya bisa mengandalkan jari jemari masing-masing sebagai pelampiasan kegugupan. “Kalian ngapain?” suara pertama yang berbentuk pertanyaan keluar dari Ana. Wanita itu berhasil mendapat atensi Gladys dan Satria meski banyak kerjapanlah yang diberikan keduanya. “Duduk Tan.” jawaban yang begitu bodoh bahkan menurut Satria sendiri yang mengucapkan. Cowok itu menepuk jidat refleks sambil mengeryitkan wajah hingga mata terpejam akibat kebo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN