Tiga Puluh

4570 Kata

  FLASH BACK.   Ruang ICCU.   “Please kak. Aku mohon,” Dimas memelas. “Tapi ini bisa membahayakan nyawa kamu,” dokter Imaz khawatir dengan permintaan anehnya Dimas. “Cepat atau lambat aku pasti mati kok kak. Anggap aja ini sebagai permintaan terakhir aku. Please.” Rajuk Dimas. “Kakak ga mau melakukan ke saksian palsu kaya gitu ke Michelle. Dia anak yang baik. Lagian itu melanggar sumpah kakak sebagai dokter. Kakak bisa di tuntut atas kesaksian palsu, lagian untuk apa kamu melakukan semua ini. Kenapa sih Dimas?” sanggah dokter Imaz. “Aku pengen dia benci sama aku. Cowok kaya aku ga pantes dapetin cinta suci dia. Aku engga mau dia sedih saat aku pergi nanti. Kalau memang dengan membenci aku dia engga akan sedih saat aku pergi, aku akan melakukannya kak,” jelasnya. “Semua orang b

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN