Bab -57-

1904 Kata

Pagi datang dengan nuansa berbeda. Mendung, bahkan langit gelap itu mulai mengeluarkan rintik airnya meski hari masih pagi. Pukul sembilan lima belas menit pagi, Soora keluar dari kamar Taeoh membawa koper yang sebelumnya ia bawa dengan hati dongkol saat pertama kali ia datang, tapi kali ini ia kembali membawa bends tersebut dengan perasaan enggan yang teramat sangat. Gadis itu menutup pintu dengan hati-hati, berusaha sebisa mungkin untuk tidak menimbulkan suara sedikitpun agar tidak membuat Taeoh yang masih terlelap nyaman harus terbangun. Pintu belum tertutup sepenuhnya saat sebuah suara menyapa telinga Soora dengan halus, juga lemah. "Apa kau benar akan pergi?" Jihoon ada di sana, berdiri dengan tatapan lemah di depan pintu kamarnya sendiri. Pria itu masih mengenakan pakaian kemar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN