Hari ini, seperti biasa Anaya harus berangkat kerja. Mungkin manager Anaya masih belum mengijinkannya untuk bekerja. Tapi, apalah daya ayah tirinya memaksa Anaya untuk pergi bekerja agar menghasilkan uang untuk dirinya. Syukur, tubuh Anaya lumayan sudah fit untuk beraktifitas kembali. Anaya juga sudah menyiapkan makanan mereka sampai ke malam. Agar dia tidak perlu khawatir tentang makanan mereka. Anaya berangkat cepat, takut jika dia terlambat lagi. Anaya juga rindu melakukan aktifitasnya di Restaurant tersebut. Hingga tak terasa Anaya sudah sampau di tempat kerjanya. Anaya turun dari angkot dan segera memasuki tempat kerjanya itu. Saat memasuki Restaurant, semua yang sudah datang di lokasi itu menatap rindu anaya. "Aaah ... Anaya kamu udah bisa kerja?" tanya salah satu karyawan. Ana

