Berulah Lagi!

1040 Kata

Anaya berbaring lemah di kasur kecil miliknya. Hari ini, managernya masih menyuruhnya untuk beristirahat beberapa hari. Sembari menatap langit-langit rumahnya, Anaya menghayalkan sesuatu yang dapat mengubah hidupnya. Ya, Anaya hanya bisa menghayal, karena dia tahu hayalannya tidak akan kenyantaan. Berharap datangnya pangeran layaknya disney? Ah! Anaya sungguh halu luar biasa. Brrak! Sebuah benda terjatuh dan suaranya berasal dari dapur. Anaya menarik nafas pelan dan menghembuskannya. Anaya sudah tahu itu ulah siapa! Kucing? Bukan! Mungkin saja kucing besar. Ya, Anaya sudah tahu, bahwa kucing besar yang dimaksud adalah Reza. Anaya menduga pasti itu ulah Ayah tirinya yang menjatuhkan benda dari arah dapur karena tidak ada makanan yang Anaya sediakan di sana. Mengetahu Anaya sudah kemb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN