Matahari sudah bersinar sangat terang. Suara burung-burung kecil bercicit tepat di depan jendela kamar Saphira. dia membuka gorden dan kemudian jendelanya. Membiarkan udara sejuk itu menerobos masuk ke dalam kamarnya. Udara dingin itu mengisi setiap sela yang ada di dalam sana. Saphira masih menguap beberapa kali, sebelum akhirnya dia memutuskan untuk mandi. Menjalani rutinitasnya sehari-hari. Dia memegangi beberapa benda kesayangannya. Gelas kecil yang dulu dia gunakan itu, kini bisa dia gunakan kembali. setelah sekian lama tidak pernah menyentuhnya. Ada rasa canggung dan aneh yang dia rasakan. Kembali ke kehidupannya yang sederhana, membuat dia sedikit merasa kikuk. Karena, biasanya dia selalu mendapatkan apa yang dia butuhkan. Tapi, kini dia menyiapkan semuanya sendiri. Dia tersenyu

