Pertemuan yang Mengharukan

1067 Kata

Liburan semester genap ini membuatnya merasa bahagia. Dia bisa kembali ke rumahnya. Menemui kedua orang tuanya. Menjenguk adiknya dan juga kembali membantu mengurus rumah. Dia sudah sangat merasa rindu dengan rumahnya. Padahal dulu dia berencana akan pulang setiap satu bulan sekali. Tapi keadaan memaksanya untuk tetap tinggal di rumah itu. Dia tidak ingin ada seorang pun yang mengetahui siapa dirinya. Hal-hal yang telah Romeo katakan padanya selalu dia turuti. Dia tidak ingin masa lalunya terkuak dan orang tuanya menjadi malu akan hal tersebut. Karenanya dia memilih untuk pulang di saat liburan saja. Dengan begitu tidak akan ada yang mencurigainya. Atau pun mengikutinya. Dia tersenyum dengan sangat lebar saat dia turun dari taksi. Biasanya dia akan merasa kesal karena mempunyai rumah di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN