John terpaku. Dia tidak menyangka Kaisar akan mengetahuo tentang anaknya di kampus. Apa yang sebenarnya sudah terjadi hari ini dengan anaknya? Dan kenapa Kaisar semarah itu pada mereka? Kesalahan apa yang sudah diperbuat oleh Zie—puterinya itu? John mengepalkan tangannya. Kemudian dia menelepon Zie. “Dimana kamu?” “Di kampus, Ayah, kenapa?” Zie merasa cemas. Ayahnya tidak pernah menelpon hanya untuk menanyakan dia sedang berada dimana. Sudah sangat jelas, ada hal buruk yang sedang terjadi. Ayahnya yang super sibuk itu ttidak mungkin mempunyai waktu untuk berbasa-basi dengannya. “Pulang sekarang!” “Tapu, sebentar lagi aku ada kelas, Ayah!” rengeknya. “Aku tidak perlu mengucapkannya untuk kedua kalinya. Aku akan menunggumu di rumah!” “Tapi, Ay-yah.” Telepon sudah tertutup se

