Dia tidak menyangka akan melewati hari yang buruk, di hari pertama setelah liburannya usai. “Niki!” teriakan dari Zie mengagetkan mereka berdua. Ini adalah kesempatan bagi Saphira untuk kabur. Tapi, Niki memegang tangannya dengan sangat erat. “Tuh, pacarmu mencarimu! Lepas!” “Dia bukan pacarku! Bagaimana jika kamu yang menjadi pacarku?” Niki mengucapkannya dengan cukup keras. Zie yang sudah semakin dekat dengan mereka bisa mendengarnya dengan jelas. “Niki! Kau!” ucapnya tidak percaya. “Ah, tenanglah. Aku tidak mau berpcaran dengannya. Kau bisa membantuku melepaskan tangannya?” ucapan dari Saphira tidak digubris oleh Zie. Dia memang melepaskan tangan Niki dari tangannya. Tapi, tatapan matanya terlihat sangat menakutkan bagi Saphira. Dia harus segera pergi, sebelum dia akan disang

