Terbukti

2008 Kata

“Sayang, kamu darimana? Aku tunggu kamu sejak tadi,” tanya Jeffry menatap Sarena yang baru masuk ke kamar. “Aku tadi ke kamar Daddy,” jawab Sarena menunduk sesaat dan kini duduk di tepi ranjang. “Oh. Ya sudah. Kamu duduk sini, aku rindu sekali.” Jeffry menepuk kasur disampinya dan tersenyum genit. Alih-alih mengikuti keinginan suaminya, Sarena malah menunduk sedih. Jeffry menautkan alis dan menghampiri sang istri. Jeffry mengelus kepala istrinya, membuat Sarena sangat nyaman. “Ada apa, Sayang?” tanya Jeffry. Sarena berusaha menahan segala keinginan tahunya tentang semua hal yang ia curigai, namun ia berusaha untuk tenang dan tidak gegabah. “Daddy, Sayang,” kata Sarena. “Ada apa dengan Tuan?” “Daddy dan istrinya pergi,” lirih Sarena menyeka pipinya yang kering. “Ada apa? Pergi kema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN