Malam menunjukkan pukul 10, namun Jeffry belum pulang. Sarena khawatir dan berusaha menelponnya, tapi tidak dijawab. Sarena mengelus leher belakangnya dan menoleh sesaat melihat jam dinding, setelah itu kembali duduk di ruang keluarga. Biasanya ruang keluarga ini ramai karena keluarganya sering duduk di sini dan menghabiskan waktu, namun saat ini keluarganya sudah mulai runtuh, Aston pergi ke Amerika, Alvindo dan Regina entah kemana namun mereka meninggalkan negeri ini, sang Kakek meninggal dunia, lalu Sang Ayah sakit. Tak lama kemudian, Cely datang dan berkata, “Nona Muda, ada yang mau bertemu.” “Siapa?” “Katanya namanya Nona Angela. Katanya mau bertemu dengan Nona Muda. Ada yang mau dibahas hal penting.” Cely melanjutkan. “Apa aku mengenalnya?” “Saya juga kurang tahu, Nona Muda,” j

