“Bagaimana liburannya?” tanya Sindra menatap anak sambungnya itu. Sarena lalu melangkah melintasi Sindra dan tidak menjawab pertanyaan Sindra. Bagi Sarena, Sindra hanya membuat moodnya rusak yang memang sudah rusak sejak sebelum pulang. Karena, Jeffry harus kembali ke kota, sementara teman-temannya masih berlibur. Sarena langsung masuk ke lift dan lift membawanya ke lantai atas dimana ia tinggal. Lalu, tak lama kemudian Sindra menahan Jeffry yang menyusul Sarena. “Jeff, ada apa dengan Saren?” tanya Sindra menatap Jeffry. “Saren baik-baik saja,” jawab Jeffry. “Wajahnya tadi kesal dan bibirnya manyun. Kalian bertengkar?” tanya Sindra lagi. “Mungkin Saren kesal karena saya ajak pulang.” “Kalian pergi liburan bersama? Bukannya Saren bersama teman-temannya?” “Iya. Saya menyusulnya,” ja

