Arkana membawa ibunya ke rumah sakit milik Aditya. Ia dengan keadaan yang sangat berantakan menggendong ibunya yang tubuhnya ia lilit dengan selimut. dengan tergesa Arkana membawa ibunya ke UGD dan memanggil dokter. ia begitu cemas dengan keadaan ibunya yang terlihat tidak baik-baik saja itu. ia bersumpah akan membalas orang yang telah menyebabkan ibunya seperti itu. dengan perasaan gelisah dan cemas, Arkana menunggu ibunya selesai di rawat. seorang dokter keluar dan memberitahukan pada Arkana jika ibunya akan di rawat inap untuk beberapa hari. Arkana hanya mengiyakan perkataan dokter itu. jika itu bisa membuat ibunya lebih baik, Arkana akan melakukan apapun untuk ibunya. kini ia sudah berada di ruang rawat inap ibunya. ia menggenggam erat tangan ibunya yang tak di infus. ia cium tan

