Kol - 56

1785 Kata

“Aa-rken?” “Alesha?” “Ka-kamu kok disini? Uu-dah lama?” Arken merasa dirinya tak harus berpikiran yang tidak-tidak. Namun saat melihat perubahan ekspresi wajah Alesha yang menjadi kaget, seolah sebuah rahasia besar terbongkar membuat Arken menggelengkan kepalanya pelan. Ini tidak seperti yang ia bayangkan kan?  “Lo tahu ini semua, Sha?” tanya Arken pelan. Nadanya melemah. Sarat akan kesedihan. “Enggak gitu, Ken. Plis, jangan berpikiran buruk dulu.” “Bener, Sha? Bener apa yang dikatakan mereka?!” seru Arken tepat dihadapan gadis itu membuat tubuhnya bergetar. Gadis itu mulai mengeluarkan air matanya. Sesak. Ketakutan yang selalu menghantuinya kini terjadi. Orang-orang yang berada di rumah pun mulai terusik dan ikut keluar. “Lo tahu ini semua kan, Sha?” “Arken?” tanya Ridwan kaget sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN