“Dadah jomblo! Eh-eh jangan cemberut gitu, entar makin jauh jodohnya! Intinya dadah!” “Gue mau jalan dulu sama bebeb Keenan! Jangan ghibahin gue ya cantik!” Calya dan Laras tak bisa untuk tidak mengeluarkan ekspresi kesal mereka ketika mendengar teriakan Diandra yang kini berada diatas motor Keenan. Awalnya mereka berlima tadi berbarengan menuju parkiran dan saat sampai di parkiran tiba-tiba Keenan mengajak Diandra untuk jalan-jalan, tentu saja gadis itu mau dan dengan mudah meninggalkan temannya. “Yawloh semoga paling enggak mereka susah dapat restu, plis kesal banget liatnya.” Doa Calya sambil mengeluarkan motornya dari parkiran. “Tapi, jangan putus juga,” lanjutnya membuat Laras yang sedang memasang helm tergelak. “Setengah-setengah lo doanya, Cal,” ujar gadis itu kemudian naik ke a

