Telat Datang Bulan

1270 Kata

"Apa Ayahmu sudah sembuh, Darren?" tanya Moza yang saat ini duduk di pangkuan Darren. Mereka bersantai di gazebo dan menikmati siang bersama. Moza dengan santainya memakan cokelat tanpa mau beranjak sedikit pun dari pangkuan Darren. Meski demkian, Darren tidak pernah berniat untuk menegurnya. "Aku tidak tahu. Mungkin sudah sembuh." "Apa kau sedih?" Moza sekali lagi bertanya, dia memerhatikan Darren yang tersenyum dan hanya mengecup bibirnya yang penuh cokelat. "Bukankah kau terlalu banyak makan cokelat? Berapa banyak yang kau habiskan?" Moza memukul pelan pundak suaminya itu. "Jangan mengalihkan pembicaraan!" "Kenapa kau sangat penasaran? Tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang itu. Mereka pasti merawatnya." Moza terdian mendengar perkataan Darren. Meski lelaki itu tersenyum, Moza

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN