18

1324 Kata

Edgar tiba kembali di Bandung jam 11 malam, sungguh melelahkan harus menyetir bolak-balik Jakarta Bandung dalam waktu seharian, tapi terbayarkan oleh pertemuan Edgar dengan saudara-saudaranya yang seperti biasa, tak berkurang keanehannya. E&E tampak lengang, Edgar tersenyum, ia sudah tak sabar melihat Edna yang ia yakini pasti sedang berbaring nyaris telanjang di balik selimut diatas ranjangnya, menunggu Edgar pulang. Senyumnya menghilang ketika melihat sebuah sedan masuk kehalaman depan kantornya, Edgar sudah menebak siapa yang datang, Rayhan yang bertandang tanpa diundang. Ia menunggu sambil bersender di pintu mobilnya, saraf-saraf kewaspadaannya menegang, ia tak suka teritorial-nya dijamah orang lain. Rayhan keluar dari mobilnya dan langsung berhadapan dengan Edgar. laki-laki itu me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN