Bab 27

1565 Kata

Bab 27 Sengaja hari ini pulang agak telat dari toko. Biasanya jam setengah lima sore, aku dan Azmi sampai di rumah. Reta juga telah bertolak, tinggal dua pegawainya yang melayani pelanggan. “Kok, lama sih, Mbak?” Azman muncul dari arah rumah mbah. Dia memakai baju koko panjang sewarna dengan kopiah. Sekilas, tak jauh beda dengan kakaknya. “Belum makan, ya?” tanyaku menebak maksud tujuannya menyapa. Dia menarik senyum sekilas. lalu meraih Azmi duduk di pangkuannya. “Sudah makan bakso tadi di luar,” jawabnya sambil membantu Azmi menyelesaikan permainan rubiknya. Ini gara-gara Reta yang menghadiah putraku, kado yang susah diselesaikan. “Terus?” kataku memasukkan belanjaan ke kulkas. Reta ke rumah sakit melihat mas Gading. Aku tak ikut, karena khawatir kedatanganku menambah masalah baru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN