Bab 14

1750 Kata

Bab 14 “Kok bisa, ya? Anak ini mirip banget kamu.” “Iyya, heran deh, kok persis amat!” “Jangan-jangan anak ini, hasil dari pembuangan sembaranganmu, Bro!” “Cari informasi, siapa tahu beneran ini anak lo!” Tubuh makin tak bisa bergerak mendengar berbagai komentar teman-teman Mas Rio. Persendianku seakan hilang fungsi. Hanya mata dan pendengaran yang awas ke tempat berjarak tidak jauh itu. Sementara dalam gendongan sang ayah, Azmi bereaksi gemas, ketika orang-orang sekeliling menggoda, memegang pipi, dan bahkan ada yang menciumnya. Andai tahu, lelaki pemicu emosi jiwa itu, ada di sini. Tidak bakalan pernah mau ikut sama Reta. Jadi, niat awalku yang ingin ikut melihat-lihat dan membeli juga satu unit bila tabungan terkumpul. Akhirnya, jadi ambyar total. “Namanya siapa, anak ganteng?”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN