12. 1

1159 Kata

Lorong gelap di antara deretan bangunan tinggi yang menjulang, tampak begitu menyeramkan saat malam hari. Joe tak mengerti lagi, mengapa orang itu menginginkan pertemuan kali ini di tempat kotor dan kumuh serupa pasar lama yang sudah tak terurus seperti ini. Sial. Jika saja bukan karena kondisi yang menjengkelkan kemarin, sudah pasti Joe takkan pernah menghubunginya duluan seperti itu. Masih jelas diingatan Joe, sensasi saat ia menggigil gemetaran menunggu panggilan telepon di kupingnya tersambung. Tuut ... tuut .... Klak! Berhasil. Ternyata ini benar nomor telepon orang gila itu. Joe hampir frustrasi. Seandainya orang ini memberikan nomor palsu padanya, Joe bersumpah akan menyeretnya ke kantor polisi dan melaporkan semua yang telah dilakukannya selama ini. Tapi ternyata orang ini m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN