“Maaf, Bu.” Pria berpakaian seragam sewarna biru langit dan memakai topi dengan logo sebuah perusahaan gas menghampiri seorang ibu yang menatapnya curiga sedari tadi. Si ibu mengangguk dengan kaku, membalas teguran pria di hadapannya. “Lagi ngapain, Pak dari tadi di depan rumahnya Bu Okta?” “Saya Kamil, teknisi. Ini kartu identitas perusahaan saya. Bu Okta tadi sore menelepon, katanya mau ganti spare part kompor yang beliau pakai. Saya sudah coba hubungi Bu Okta, tapi teleponnya enggak dijawab.” Si ibu menyelisik, memastikan kartu nama itu tidak palsu. Merasa telah salah menilai, si ibu tersenyum malu pada pria yang mengaku bernama Kamil tersebut. “Ooh, saya kira siapa. Habisnya jam segini kayaknya enggak lazim ada tamu datang. Lagi pula Bu Okta pulangnya malam banget. Anaknya, Sean,

