8. 1

1111 Kata

Suara tawa Vanessa menggema di ruang mimpi Darius. Ia juga bisa melihat dengan jelas saat Darius yang lain di dalam sana sedang asyik memainkan bandul di atas meja, di dalam sebuah ruangan serupa kamar tidur, dengan senyum meremehkan yang tersungging di wajahnya. Entah hal apa yang sedang mereka tertawakan. "Kasihan banget sih lo?" Vanessa memutar tubuh rampingnya, menatap siluet seseorang yang tampak ringkih, menundukkan kepalanya lunglai, seakan ia tak sudi memperlihatkan kekecewaan yang terlukis teramat besar di wajahnya pada Vanessa dan Darius. "Selama ini kamu pacaran sama cowok cengeng kayak gini, Hon? Yang benar aja, sih!" Darius menyahut, Dagunya terangkat tinggi-tinggi. Dengan tatapan nyalang, Darius menganjurkan bibir bawahnya ke depan sebagai tanda sedang mengejek. "Yaaah,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN