Setelah kejadian pertengkaran, kekacauan, hingga menyebabkan banyak orang merasa sedih--minggu lalu, keadaan rumah tangga Adam dan Zafina tak banyak mengalami perkembangan. Zafina masih saja irit bicara, lebih banyak diam, bahkan wanita itu tidak lagi menunggu Adam pulang bekerja. Jika Zafina sudah mengantuk, dia akan secepatnya tidur. Tidak seperti biasanya yang selalu rela begadang demi menunggu dan menyambut kedatangan Adam saat lembur seperti sekarang ini. Tidak peduli bagaimana perasaan Adam, Zafina hanya berusaha berdamai dengan keadaannya sendiri. Adam menghela napasnya. Dia berdiri di ambang pintu kamar, matanya menatap Zafina yang sedang tertidur pulas beberapa menit dalam diam. Merasa sudah cukup, dia kembali melangkahkan kaki memasuki kamar. Meletakkan tas kerjanya di atas meja

