Aku terkejut mendengar jawaban Alex. 3 Milyar? Jumlah yang cukup besar. Dari mana ia dapatkan uang sebanyak itu? Alex masih kuliah, punya usaha hanya restoran dan cafe. Apa mungkin selama dua tahun bisa menghasilkan 3 milyar? Waduh, jangan-jangan Alex .... Menggelengkan kepala, menghalau pikiran buruk tentang lelaki yang duduk di kursi yang bersebrangan denganku. "Hei, kurang gak?" Alex mengibaskan sebelah tangan ke depan wajahku. Aku tergagap, mengubah posisi duduk dan menarik napas panjang, menetralisir perasaan gugup yang mendera. "Tergantung. Nantilah kita obrolin lagi sama papa. Papaku yang lebih tau tentang masalah ini. Kalau aku hanya sekilas saja." Aku tak mau langsung memberi kesimpulan cukup atau tidak-nya. Lebih baik nanti Alex bicara langsung dengan papa. "Oke. Setelah i

