Bab 18. Chek Out

1085 Kata

Aku bersyukur semalam Alex tidak berbuat macam-macam meskipun kami tidur satu ranjang. Alex yang aku pikir akan memaksa untuk dilayani, ternyata dia cukup mengerti keinginanku. Memang aku yang salah, tak mau melayani suami sendiri di malam pertama. Jujur saja, sebenarnya bukan tak mau tapi aku belum siap. Sejak pukul empat dini hari aku sudah terbangun. Membersihkan diri dan bermunajat pada Tuhan. Berharap kasih sayang-Nya serta memberiku kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi masalah dan ujian yang diberi. "Yang, kamu udah bangun?" Aku menoleh, ternyata lelaki yang sebelumnya tidur nyenyak sudah membuka mata. "Udah. Kamu mandi dulu gih! Habis itu kita salat Subuh jamaah," kataku menatapnya yang berjalan menghampiri. Alex duduk bersimpuh di hadapan. "Aku mencintaimu," ungkapnya. Ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN