Ide Gila Radit

1095 Kata

"Happy birthday, Ren!" Reni memasang senyum manisnya membalas uluran tangan Damar. Hatinya berdegup lebih cepat dari biasanya. "Makasih, Kak." Damar menyodorkan satu kotak berisi caramel membuat Reni tertawa. "Lo suka caramel, kan?" Reni mengangguk, tersipu malu dan menerima kotak caramel pemberian Damar. "Gue bingung harus kasih lo kado apa," "Ini kesukaan aku banget! Makasih ya, Kak!" seru Reni girang, senyuman tak lepas dari bibirnya. Dia terlihat bahagia saat ini membuat tangan Damar terangkat menepuk puncak kepala Reni berkali-kali. "Sama-sama," balas Damar tersenyum. "Gue ke sana dulu ya." Damar pamit bergabung dengan teman-temannya yang lain, tapi Reni menahan lengan Damar ketika lelaki itu hendak pergi dari hadapannya. Damar mengangkat kedua alisnya. Menatap tangannya yang dic

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN