Hari minggu terasa hari biasa bagi Berlian. Seharusnya ia bisa menikmati akhir pekannya dan berdiam diri di rumah melepaskan segala penat yang ada. Namun, tugas kelompok mengharuskannya ia datang ke rumah Radit. Berlian baru saja sampai di rumah Radit. Dia menghela napas berat, Berlian masih kesal kepada Radit dan ia harus berada dalam satu kelompok yang sama dengan cowok itu. "Lo suka sama tetangga baru kita?" "Reni maksud lo?" Berlian menghentikan langkahnya di depan pintu rumah Radit yang setengah terbuka ketika ia tak sengaja mendengar suara yang sudah tak asing lagi di telinganya. Berlian menyembulkan kepalanya dan terkejut melihat ada Damar di sana sedang berbincang dengan Radit. Berlian bahkan tak berani masuk ke rumah Radit dan memilih untuk berdiam diri di depan pintu. Langkah

