SELAMAT DATANG DEDEK KENAN!

2113 Kata

Fasha terbangun dari tidurnya, rasanya badannya lebih segar dari biasanya. Entah karena efek apa, tapi itu yang Fasha rasakan. Di mana ibu-ibu pada umumnya akan lebih banyak terkapar di ranjang, Fasha malah ingin segera bangkit dan melihat anak yang beberapa jam lalu ia lahirkan. Bagaimana wajahnya? Lucukah seperti ibunya, atau kaku mirip bapaknya. Tapi mana ada bayi mukanya datar. Fasha menoleh ke arah kanan, ruangannya sudah mirip tempat pengungsian. Ada tikar yang terbentang di lantai. Dengan Arham dan Renal yang masih dalam posisi berhadapan dengan hidung yang kembang kempis karena tertidur pulas. Mungkin akibat kelelahan, Renal yang terpaksa bangun dini hari hanya untuk menemani Fasha lahiran. Dan Arham yang kurang istirahat karena sibuk lari-lari dari bandara ke rumah sakit. Walaupu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN