BUKAN HAPPY ENDING

2370 Kata

Jalanan kota Yogyakarta nampak penuh dengan kenangan, eh genangan. Hujan lagi-lagi datang tanpa diminta. Memberi sedikit angin sejuk dan rasa dingin di tengah panasnya kota. Arham masih memakai snelli hanya agar menghalau rasa dingin mampir dan menganggu kinerja tubuhnya karena takut terkena flu atau demam. Mengingat dia sekarang sudah punya anak laki-laki imut dan menggemaskan. Arham menatap layar ponsel miliknya saat mobilnya sudah terjebak lampu merah. Sekarang bukan lagi wallpaper wajah Fasha lagi. Tapi wajah Kenan yang sehabis mandi dengan balutan gedong kuning dengan gambar boneka yang sangat pas jika Kenan yang memakainya. Entah karena efek si bayi yang ganteng, atau memang efek gedong yang lucu. Setelah pulang dari rumah sakit beberapa minggu yang lalu, Kenan memang bayi yang cuk

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN