MAU MAS ERDIT

2112 Kata

Fasha terbangun dari tidurnya karena merasa ada yang aneh pada dirinya. Entah kenapa dia ingin sekali mencium bau Arham. Walaupun tak mandi sekalipun, Arham tetap wangi dan menggairahkan. Tapi kan mereka sedang dalam acara marahan yang belum menemukan ujung yang nyata. Mereka masih tidak mau saling bicara dan menyapa karena sama-sama sensitif. Mereka memang pasangan yang super kompak. Satu PMS maka semuanya ikut mengalami rasa kesal yang berlebihan. Satu hamil, maka keduanya juga merasa sensitif pada suatu keadaan yang cukup menggelikan. Hanya karena mereka merasa tidak saling sama pendapatnya. Hanya karena masalah sepele, lalu mereka marahan. Mirip anak kecil, tapi selalu rindu jika berjauhan. Sekarang sudah pukul satu lebih dua puluh menit. Udara semakin dingin karena rumah Fasha meman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN