Melamar

1224 Kata

 “Loh, kenapa kamu membenciku? Yang membuat kamu lebam kan tiangnya?” Marel mulai bingung melihat Felove. “Pokoknya kamu yang salah!” Felove menangis. “Baiklah, Baiklah aku yang salah, sini sayang!” Marel memeluk Felove untuk menenangkannya, Hahh, dasar wanita, pikir Marel sambil terus membuat Felove tidak menangis lagi. Mr. Park terkikih geli melihat Marel yang harus mengalah dengan kekasihnya, Kamu akan mengerti jika wanita di dunia ini tidak akan pernah mau kalah, gerutu Mr Park sembari meminum air putih yang ada di dalam tasnya. Kondisi mereka mulai membaik setelah beristirahat sebentar, kemudian mereka mulai untuk melanjutkan perjalan mereka lagi untuk memenuhi hasrat mereka berbelanja. Hari itu mereka membeli beberapa pakaian, oleh-oleh dan juga beberapa makanan ringan untuk di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN