Mr. Park berhenti di sebuah taman dimana outlet Felove berada, Mr. Park ingat disinilah kedua orang itu mulai saling mengenal dan jatuh cinta. Mr. Park membukakan pintu, “Turunlah!suasana disini sangat cerah, kamu bisa menghirup udara segar,” Marel turun dari mobil. “Ini dimana?” Marel bingung. Mr. Park memberikan instruksi, “Berjalanlah lurus, lalu kamu bisa belok ke kanan!”kata Mr. Park. “Sebenarnya, aku akan kemana, Mr?” Marel terlihat masih penasaran. Mr. Park yang masih mengikutinya menjawab, “Mungkin kamu akan mengenalnya, nanti.” Aku hanya berharap, ada pertemuan antara kalian berdua. Aku juga tidak tahu mengapa aku ingin membawa kamu kesini, Marel? Mr. Park masih mengikutinya dari belakang. “Sekarang berjalanlah lurus!” Mr. Park menuntun Marel dengan ucapannya karena Marel su

