Bab 31

481 Kata

BAB 31 RATU menatap sosok lelaki yang tengah terbaring lemah. Lelaki tersebut sudah dipenuhi beberapa selang rumah sakit. Tak ada kebisingan. Hanya terdengar suara alat elektrokardiogram. Wajah Adrian begitu sejuk, semua keluarga Arizkiandra bahkan Ratu sudah menunggu lelaki tersebut sadar dari komanya, pasca operasi pertama Adrian tak juga sadar. Ratu merindukan marahnya Adrian, Ratu rindu gengsinya Adrian, Ratu ingin melihat perjuangan Adrian, bukan kelemahan Adrian seperti ini. Gadis itu duduk pada salah satu kursi yang sudah tersedia di dekat pintu ruang ICU. Ratu menyatukan kedua telapak tangannya. “Ratu kamu pulang aja ya ganti baju dulu, masa kamu masih pake gaun, kamu istirahat aja di rumah. Adrian nggak papa kok, tante sama yang lainnya bakalan jaga Adrian,” kata Andine menenan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN