BAB 34 “CHAND, kenapa nyuruh ketemu di belakang sekolah?” Ratu berdiri tepat di depan Chandra. Wajah Chandra semakin hari terlihat pucat. Chandra menggenggam kedua tangannya erat. Lelaki itu menunduk sejenak, sesudahnya matanya yang berkaca-kaca itu menatap Ratu teliti. Chandra menggenggam tangan Ratu, ia menunduk dalam. “Maaf sebelumnya.” Ratu mengernyit kebingungan. “Lo kenapa sih?” Lelaki di hadapannya itu mendongak bersamaan dengan air matanya yang sudah jatuh. “Kita putus ya.” Genggaman keduanya terlepas, napas Ratu berderu naik turun. Ia menggeleng. Apa semua lelaki akan seperti ini? Setelah mendapatkan mereka akan meninggalkan? “Lo ingkar janji, Chand.” Ratu tersenyum miring. “Lo pernah bilang sekali pun Adrian nggak balik ke gue, lo nggak akan pernah ninggalin gue,” lanjut R

