BAB 27

818 Kata

BAB 27 ADRIAN melemparkan bola basketnya ke sembarang arah, lelaki itu mendengkus kesal, ia duduk di pinggir lapangan, lalu lelaki tersebut meraih air mineral di sisi kanannya, menegaknya sekaligus dengan emosinya yang baik turun. Lelaki itu mengusap wajahnya kasar, Adrian benar-benar merasa ada yang hilang dari hidupnya, ia mengedarkan pandangannya ke sekitarnya, kemudian ekor matanya berhenti pada dua orang yang tengah berjalan bergandengan berdua, dia Ratu dan Chandra. Lagi, hatinya berdenyut dan lehernya serasa tercekat. Gadis itu bergelajut manja pada lengan Chandra. Ratu tersenyum lebar meniti wajah Chandra lebih dekat. “Chand, pulang nanti beli ice cream lagi ya,” kata Ratu manja, Chandra mengangguk. Ia menarik sudut bibirnya menjadi senyuman kecil, tangannya mengarah untuk meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN