BAB 15 RATU tengah melihat penampilannya melalui kaca, lalu ia berputar bersama dress selututnya yang ia kenakan. Rambutnya ia biarkan terurai. Lalu Ratu tersenyum tipis, menampakkan bibir tipis berwarna kemerahan yang ia punya. Tak lama kemudian terdengar suara deruan motor dari luar. Dengan cepat Ratu pergi keluar, untuk menemui sosok Chandra yang menjemputnya, mengingat ia mempunyai janji bersama Chandra untuk pergi bersama. “Mama, Ratu pergi ya!” Ratu berlari ke arah Tara kemudian ia menyalami punggung tangannya. “Hati-hati!” pekik Tara pada Ratu yang bahkan sudah menghilang dari balik pintu karena terburu-buru. Tara hanya menggeleng pelan saja karena melihat tingkah laku putrinya tersebut. Chandra membuka kaca helm-nya sehingga menampakkan bibirnya tersenyum, “Jadi?” Alis Chandra

