Disa dan ke tiga sahabatnya sudah sampai di kelas. Mereka duduk berdampingan di mana mereka memberi ruang untuk Disa duduk di antara mereka berdua. “Dis, cewek yang sama kak Raja tadi cantik banget ya?” tanya Fielda seketika. Disa hanya mengangguk tanpa menjawab. “Disa, kamu kenapa? Kamu cemburu ya?” Kali ini Yasmin yang menimpali. “Cemburu? Siapa yang cemburu? Nggak’lah. Lagian aku dan kak Raja itu nggak ada hubungan apa-apa. Kami hanya sebatas teman dekat dan beliau adalah senior kita. Jadi wajar dong kalau kita menghormatinya.” “Tapi yang aku baca dari raut wajah kamu nggak begitu lo, Dis. Kamu tahu’kan kalau aku ini punya kemampuan membawa isi hati lewat ekspresi dan kerut wajah seseorang? Aku yakin kalau kamu nggak senang melihat kak Raja berbincang hangat sama cewek cantik tadi.

