22

1265 Kata

22  “Lo kenapa bisa kuyup begitu? Bukannya Tante Naina selalu nyediain mantel di tas lo, ya?” tutur Kejora ketika Bintang baru saja menapaki lantai ruang tamu dalam keadaan basah kuyup, persis seperti kucing habis disiram air. “Gue aja disediain, nggak mungkin lo yang anaknya nggak disediain juga.” Acuh tak acuh, Bintang menyahut, “Bukan urusan lo.” “Tante Naina bilang hari ini beliau lembur. Jadi pulangnya agak lebih malem.” Ucapan Kejora kali ini berhasil membuat Bintang berhenti, kemudian mendesah sesaat. Semenjak papanya tiada, mamanya memang harus bekerja keras untuk menghidupi keluarga kecil mereka. Sampai-sampai, waktu untuk Bintang, anaknya sendiri pun terkadang dipakai Naina untuk mencari uang. Jangankan lembur, dinas keluar kota, meninggalkan Bintang selama berhari-hari di r

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN