Bab 29

1032 Kata

Keduanya menangis terisak-isak dalam keadaan berpelukan. Diana, Adam, dan Nathan hanya menyaksikan dalam diam dan tangisan. Hati mereka juga terluka, tapi, semuanya sudah berakhir. Fakta sudah terungkap semuanya, tinggal menunggu bagaimana test DNA mereka. Cukup lama Hans memeluk Fellycia yang masih menangis histeris. "Papa!"ucap Fellycia lirih, untuk pertama kalinya ia memanggil seorang Papa. Tangisan Hans semakin pecah,"anakku, anak perempuanku. Maafin Papa...maaf. Papa akan membawamu pulang, Papa akan berikan apa pun yang tidak pernah kaudapatkan. Papa akan memberikan semua hidup Papa untukmu." Diana, Nathan, dan Adam menghela napas lega. Mereka tahu, butuh hati yang begitu besar untuk memaafkan semua ini. Seandainya mereka menjadi Fellycia, belum tentu mereka menerima Hans secepat i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN