"Kakak Alana sama Oma dulu ya, Nak?" ujar Mita setelah meminta tolong pada mertuanya untuk menjaga putrinya. Ranisa setuju saja, sebab Alana bukan beban baginya dan menurutnya Mita juga tak perlu meminta tolong. Menjaga Alana menurutnya adalah kewajiban mereka bersama sebagai keluarga. "Sini Kakak main sama Oma saja. Mamanya mau pergi sebentar," timpal Ranisa. Alana menurut saja, dan dengan begitu Mita segera pamit. Dia ingin meluruskan sesuatu pada Lia sahabatnya dan juga pada pria yang pernah menjadi dosen mereka. Akan tetapi, Mita tiba-tiba saja berhenti. Pandangannya tertuju pada suatu hal yang membuatnya sedikit syok. "Saya istrinya, Anna. Senang berkenalan dengan tuan-tuan semua. Semoga kedepannya kerja sama antara kalian dan suami saya berjalan dengan lancar!" ujar Anna perc

