Brugh! "Apa hubunganmu sama pak Angga?!" tanya Mita dengan serius. Mereka hampir bertabrakan dan terjatuh, seandainya keseimbangan Mita tak stabil. Namun, beruntunglah tak begitu. Mereka tak jadi jatuh, meski setelahnya Lia justru menarik tangan Mita dan membawanya berlari. "Lia kamu kenapa?!!" "Sssttt ... nanti aku jelaskan. Sekarang kita harus sembunyi!!" ujar Lia memberitahu. Keduanya pun berlari dengan cepat lalu berbelok supaya Angga kehilangan jejak mereka. Setelah merasa aman Lia menghela nafasnya kasar. Dia sedikit lega, meski setelahnya dia tetap waspada. Mereka segera mencari tempat aman dengan pergi dari kampus secepatnya. Setelah menemukan tempat yang pas, Lia barulah benar-benar bisa lega. "Dia itu mantan suami sepupuku Nila. Kamu ingat kejadian beberapa tahun lal

