"Din, kamu dirumah sama siapa?" Tanya Refan yang sudah sampai dirumah Dinda. "Sama bik Marni." Jawab Dinda. "Orang tua kamu masih belum pulang?" Tanya Refan. "Belum." Ujar Dinda lesu. "Mungkin pulangnya bulan depan." Lanjut Dinda. "Kamu istirahat nya dirumah aku aja." Saran Refan. "Mama aku juga lagi dirumah." Jelas Refan. "Itukan mama kamu bukan mama aku." Heran Dinda. "Apa hubungannya sama aku?" Lanjut Dinda bertanya. "Bentar lagi juga jadi mama kamu." Refan tersenyum cerah kearah Dinda. "Mama kamu mau jadikan aku saudara kamu gitu?" Ucap Dinda pura-pura tidak mengerti ucapan Refan. "Memangnya kamu rela kalau aku jadi saudara mu." Lanjut Dinda tersenyum jahil. "Apaan sih yang kok nyambung ke situ." Ucap Refan yang ngambek. "Terus apa dong sayang?" Tanya Dinda dengan jahil yang

