Ekstra Part. 14: Nasha

661 Kata

“Mas sungguh menyiapkan semua ini sendiri?” “Tentu saja. Walaupun aku menyontek idenya dari sebuah film, tapi ini semua aku persiapkan sendiri. Bagaimana? Kamu suka?” “Suka? Mana mungkin semua ini aku bisa mengatakan sekadar suka. Ini ... luar biasa. Thank you, Dear.” “Anytime. Apa pun untukmu, Sha. Mari, kita duduk dan lihat, ada menu apa saja malam ini.” Aku meraih tangan Axel, lalu berjinjit, memberinya sebuah kecupan di pipi kirinya. Axel menarikku mendekat untuk merengkuh tubuhku. Makam yang cukup dingin menjadi sedikit hangat karena pelukan Axel. Aku melingkarkan tangan di pinggang suamiku itu. Kenyamanan kembali memenuhi hati. Baru aku sadari kalau sudah lama hal-hal seperti ini tidak terjadi. Axel dan aku terlalu sibuk dan jarang menghabiskan waktu bersama. Entah kapan terakhi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN