"Kenapa enggak nginep aja di sini, nanti Dimas pulang ke sini." "Bu, Ibu itu kenapa sih?" Lily yang sejak tadi membungkam mulut akhirnya berbicara, entah kenapa, ia kesal kepada kedua orang tuanya yang tidak mengerti situasi. "Bakalan enggak enak kalau Dimas ada di sini." "Jangan begitu, Lily, gimana pun sekarang kan Dimas juga menantu Ibu. Ibu enggak mau membeda-bedakan antara Dimas dan Galen. Galen aja tinggal di sini, menetap di sini sama kamu, lah Dimas ya cuma Ibu ajak nginep aja kan? Toh sekarang dia udah punya rymah sendiri. Enggak akan tiap hari juga nginepnya." "Ibu enggak sadar keadaan kita ini lagi gimana ya?" tanya Lily dengan alis terangkat naik, ia menatap Dimas yang tak banyak bereaksi di meja sana. "Dimas itu mantan suami aku, aku enggak akan nyaman kalau dia ada di sini

